BREAKING NEWS

22 Puskesmas di SBB Terancam Hentikan Pelayanan, Dana Operasional dan Jaspel Belum Cair


SEHATWEB.COM | SBB — Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, terancam terganggu. Sebanyak 22 Puskesmas dikabarkan belum menerima pencairan dana operasional dan Jasa Pelayanan (Jaspel) sejak awal 2024.

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah Kepala Puskesmas disebut terpaksa menggunakan dana pribadi untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, mulai dari kebutuhan listrik, air, internet, hingga pengadaan obat dan vitamin.

"Sudah hampir dua tahun kami menalangi operasional dengan uang pribadi. Nilainya mencapai puluhan juta rupiah," kata salah satu Kepala Puskesmas yang meminta identitasnya dirahasiakan.(10/5/2026) 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keterlambatan pencairan diduga berkaitan dengan proses transisi pengelolaan keuangan Puskesmas yang kini berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dalam skema BLUD, dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seharusnya langsung masuk ke rekening masing-masing Puskesmas dengan alokasi 70 persen untuk Jaspel dan 30 persen untuk operasional pelayanan.

Namun hingga kini, dana tersebut disebut belum diterima pihak Puskesmas.

Para Kepala Puskesmas berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan Dinas Kesehatan segera mengambil langkah konkret agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu.

Informasi yang berkembang, para Kepala Puskesmas juga tengah mempertimbangkan langkah penghentian sementara pelayanan apabila persoalan tersebut tidak segera ditindaklanjuti.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pencairan dana tersebut. (*)